Syukur
Pagi ini 18 November 2009 jam 04.30 WIB kita masih bisa membuka mata kita. Sebuah anugrah dari yang kuasa karena kita berarti masih diberikan kesempatan untuk berbuat, berkarya, berusaha dan beribadah. Di tengah-tengah hirup pikuk kehidupan yang serba semrawut ini, dan kata orang gonjang-ganjing, satu hal yang perlu kita lakukan adalah mensyukuri apa yang telah kita miliki. Karena segala sesuatu yang kita miliki akan kembali kepada-Nya.
Nafas yang kita hirup hari ini adalah nikmat dari-Nya, kebanyakan dari kita hal ini tak pernah kita perhatikan bahkan sering kita mengabaikan akan hal kita menghirup udara. Coba kita bayangkan seandainya dalam waktu 5 menit saja kita tidak dapat bernafas, kemungkinan yang terkecil adalah kita pingsan dan yang terburuk adalah kita meninggal.
Coba kita perhatikan di rumah-rumah sakit, orang-orang yang sudah payah tidak dapat menghirup udara, mereka harus membeli udara itupun tidak dapat membantunya untuk dapat berbuat apalagi beraktivitas seperti kita ketika kita dalam keadaan sehat dan bugar. Mungkin kita akan merasakan nikmat bernafas ini setelah kita merasakan sakitnya tidak dapat bernafas (kena penyakit asma).
Semoga dengan merenungkan hal yang kecil ini kita dapat mensyukuri apa yang telah kita rasakan dan kita peroleh pada hari ini dan yang akan datang. (www.duniatanpabatasriyan.blogspot.com)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar